10 Mar Perbedaan Cairan Rem Di Pasaran

Tahukah Anda bahwa masyarakat kita seringkali salah pengertian terhadap cairan rem pada mobil. Penting untuk diketahui bahwa cairan rem tidak bisa disamakan dengan minyak rem. Sementara minyak memiliki karakteristik sulit menyatu dengan air, cairan rem sendiri merupakan elemen yang dengan mudah dapat menyatu dengan air. Di pasaran sendiri banyak jenis cairan rem yang beredar antara lain DOT 3 dan DOT 4. Apa saja perbedaannya?.

rem pada mobil

Pada dasarnya, penggunaan bahan dasar untuk membuat cairan rem haruslah memiliki sifat higroskopis, atau mampu menyerap air berikut kelembapannya. Oleh sebab itu, kandungan air dalam minyak rem pasti mengalami peningkatan.
Untuk cairan rem jenis Prestone DOT 4 titik didih tertingginya mampu mencapai 255 derajat celcus, sementara DOT 3 berada di angka 245 derajat celcius. Jika pada minyak rem standar DOT 3 tercampur air sebesar 3% saja maka titik didihnya mampu mengalami penurunan dari 205 derajat ke 145 derajat celcius. Angka ini menunjukan bahwa minyak rem mudah sekali mendidih.

Gelembung udara yang timbul dari air yang mendidih di rem mampu memunculkan bahaya sendiri karena nantinya akan mengurangi kemampuan minyak rem untuk memberikan tekanan guna mendorong kampas rem. Kemampuan minyak rem dalam memberikan tekanan pada kampas merupakan hal yang sangat penting bagi sistem pengereman.Jika dibiarkan maka yang sering terjadi adalah gelaja rem blong.

Soal warna cairan, patut diketahui bahwa penggunaan cairan berwarna merah, hanya digunakan satu-satunya di Indonesia. Warna merah disinyalir mudah untuk dikontrol, serta memudahkan untuk melihat cairan tersebut penuh atau sudah habis. Sementara untuk melihat apakah cairan tersebut memiliki kualitas yang buruk, maka bisa dilihat dari tingkat keruh yang dimiliki cairan, jika sedikit hitam, maka cairan tersebut tidak baik digunakan.

cairan rem mobil

Penting untuk selalu memaksa diri membiasakan menguras minyak rem maksimal setahun sekali atau bisa menggunakan indikator 20 ribu km pada kendaraan roda mobil. Ini merupakan langkah bagus untuk membersihkan serta memeriksa kondisi kaliper rem, piston dan seal. Biayanya tidak besar namun memegang peranan penting dalam hal keselamatan.

Untuk mengganti cairan rem sendiri, cara yang paling baik adalah dengan menguras cairan tersebut. Sedot dari bagian pangkal atau yang terdekat dari kaliper rem. Untuk menyedotnya gunakan alat bantu suntik, atau jika malas silahkan datangi bengkel langganan untuk melakukan penggantian.

#kirimmobi, #mobil

No Comments

Post A Comment