05 Nov Pengiriman Mobil Mewah MINI Cooper S untuk Sekretaris MA dibenarkan oleh Auto One

Kekayaan sekretaris mahkamah agung (MA) Nurhadi yang belum dilaporkan ke KPK jadi dipertanyakan. Di antaranya mobil mewah mini Cooper S senilai kurang lebih Rp. 600 juta yang dikirim ke tempat tinggal pribadi nurhadi.

Iya, kami kirim mini cooper s sekian waktu lantas ke hang lekir V, kata petugas Auto One di show room mobil yang ada di jalur sultan iskandar muda, pondok indah, jakarta selatan, kamis 1 november 2012.

Petugas tersebut mengaku lupa tanggal pasti pengiriman mobil mewah ini. tetapi dia tetap ingat mobil itu dikirim ke tempat tinggal Nurhadi yang disebut pejabat di MA. pak nurhadi itu pejabat di MA. Kalau siapa yang membayar pembelian itu, saya tidak paham, tutur petugas yang tidak ingin dimaksud namanya ini.

Warga yang tinggal disekitar rumah nurhadi di jalur hang lekir V, jakarta selatan, pernah lihat ada kiriman mobil mewah mini cooper S. pengiriman tersebut tepatnya berlangsung pada 5 desember 2009 lebih kurang jam 09. 40 wib. mobil built-up warna putih tersebut nangkring diatas truk. terlihat didalam photo itu jalanan hang lekir yang lengang.

Waktu saya bertanya ke sopir truknya, tuturnya untuk pak nurhadi, kata warga yang tidak ingin mengatakan identitasnya, rabu ( 31/10 ) tempo hari.

Lalu, siapakah yang beli mobil kelas premium ini ? sampai sekarang ini tetap misterius. nurhadi yang tengah ada di manado dalam rencana rakernas ma 2012, enggan menjumpai wartawan. penjagaan hotel peninsula manado jadi diperketat untuk menutup akses wartawan dapat bertemu dengan nurhadi ataupun dengan petinggi-petinggi ma. apalagi detikcom diusir oleh petugas ma waktu akan menghendaki konfirmasi perihal tersebut. Berkenaan beragam pemberitaan belakangan ini, nurhadi didalam wawancara spesial dengan tempo menepis seluruhnya.

Pokoknya saya cuma akan menyebutkan bila saya ini clean. mengapa lantas saya memperoleh pembelaan dari sebanyak hakim, dikarenakan mereka ketahui apa yang telah saya perbuat sepanjang ini. latar belakang saya sendiri mereka kenali dengan baik, kata nurhadi.

Sesaat itu, KPK menyebutkan sebagai pejabat eselon 1, nurhadi harus melaporkan harta kekayannya. bila didalam aturannya dijelaskan bahwa penyelenggara harus menyerahkan lhkpn. didalam penjelasan pasal 2 angka 7 butir 4 dijelaskan dengan eksplisit penyelenggara negara terhitung pejabat yang funya manfaat strategis yang di antaranya eselon 1, kata wakil ketua kpk bambang widjojanto

No Comments

Post A Comment